Sa'id Al-Ghamidy January 27 at 12:39pm
Mendeteksi tumor
payudara kini bisa dilakukan sendiri. Cukup menyinari payudara dengan
lampu senter merah dari sebuah alat pendeteksi tumor seorang wanita bisa
tahu apakah ia punya tumor atau tidak dalam payudaranya.
Alat pendeteksi payudara itu kini tersedia untuk menjawab ketakutan wanita akan keberadaan tumor dalam payudaranya.
Alat
yang diberi nama The Breastlight itu dilengkapi dengan cahaya LED yang
diperkirakan bisa mendeteksi tumor payudara hingga 96 persen. Peneliti
dari Sunderland City Hospital sudah membuktikan keberhasilan alat
tersebut melalui sebuah percobaan di Ghana.
Deteksi tumor
payudara biasa dilakukan dengan teknik Mammograph dengan tingkat
keberhasilan mendeteksi kanker antara 60 hingga 85 persen. Namun dengan
alat The Breastlight, tingkat keberhaslannya bisa lebih tinggi bahkan
alat ini bisa mendeteksi benjolan yang sangat kecil (7 mm) yang biasanya
tidak terdeteksi dengan Mammograph.
The Breastlight hadir
sebagai alat yang bisa digunakan wanita dimana saja dan kapan saja,
terutama bagi mereka yang merasa malu jika harus memeriksakan
payudaranya setiap bulan ke rumah sakit.
Menurut Dr Sarah
Burnett, konsultan radiolog dari King Edward VII Hospital, London, cara
kerja The Breastlight adalah dengan menyinari jaringan payudara dengan
cahaya merah.
"Cahaya merah akan menyinari sel-sel darah merah
dan seluruh pembuluh darah sehingga bagian dalam payudara bisa terlihat
jelas layaknya jalur peta sebuah jalan atau sebuah jaringan. Ketika ada
tumor dalam payudara, sebuah pembuluh darah akan tampak lebih besar dari
yang lainnya dan menunjukkan area yang lebih gelap ketika diterangi
dengan sinar," kata Dr Burnettseperti dikutip dari Telegraph, Selasa
(26/1/2010).
Penggunaan alat The Breastlight sangat mudah. Pertama-tama, pastikan
pengguna berada di ruangan gelap. Sambil berdiri, tempatkan alat tepat
di bawah bagian payudara dan nyalakan hingga lampu merah menyala dan
menerangi seluruh jaringan payudara.
Payudara yang sehat akan
terlihat jaringan pembuluh darah yang kecil-kecil dan tipis. Tapi jika
seorang wanita punya tumor, akan terlihat spot-spot atau daerah yang
gelap di sekitar pembuluh darah payudara. Dengan melihat perkembangan
spot-spot tersebut, seseorang bisa tahu apakah tumornya bertambah besar
atau tidak.
Meski bermanfaat bagi wanita, namun alat The
Breastlight ini memunculkan kekhawatiran beberapa kalangan yang
tergabung dalam The Scottish Breast Cancer Campaign. Mereka mendesak
agar pihak farmasi tidak menjual alat tersebut karena dikhawatirkan
memicu rasa malas wanita untuk memeriksakan dirinya ke dokter.
"Alat
itu memang bermanfaat, namun ditakutkan akan banyak wanita yang
menyimpulkan sendiri dan salah menginterpretasikan hasil penyinarannya.
Tidak ada yang bisa menjamin alat itu benar-benar aman dan akurat.
Bahaya juga bisa terjadi jika wanita mengetahui dirinya terkena tumor
atau kanker payudara tapi menyembunyikannya dan tidak segera berobat ke
dokter," ujar seorang penentang The Breastlight.
Namun
berdasarkan hasil survei Sunderland City Hospital, 88 persen wanita
merasa lebih percaya diri dengan alat The Breastlight dan 84 persennya
mengatakan alat itu mudah digunakan.
Sumber ( Klik )
</span>
Selasa, 21 Februari 2012
Mendeteksi Kanker Payudara Dengan Mudah Menggunakan Senter
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar